Sekilas Program DEUREUHAM 2018

Program Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia 2018 (DEUREUHAM 2018) adalah sebuah rangkaian program yang bertujuan untuk mendorong para pelaku ekonomi kreatif berbasis syariah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari Perbankan
Syariah.

Hasanah juga sudah lekat digunakan oleh BNI Syariah yang merupakan partner strategis dari program ini. Mulia menggambarkan bahwa arah yang dituju adalah ekonomi yang mulia, dimana bertujuan untuk dapat memberdayakan sesama.

Singkatan dari Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia 2018 adalah Deureuham, diucapkan seperti ‘Dirham’ yang merupakan salah satu peninggalan kejayaan Kerajaan Samudra Pasai.

Derap Ekrafpreneur merupakan sebuah istilah yang diangkat dalam program ini dan memiliki makna Ekrafpreneur yang berderap bergerak. Sedangkan Hasanah, bermakna kebaikan.

Dalam program ini, Hasanah menjadi istilah yang menggambarkan karakter islami dan syariah yang menjadi ciri khas program. Ekrafpreneur yang berderap bergerak memiliki tujuan kebaikan.

Dirham merupakan satuan mata uang dan digunakan sebagai alat transaksi oleh penduduk kerajaan Samudra Pasai.

Peninggalan ini ditemukan di seluruh Sumatera sampai Semenanjung Malaka yang menandakan kejayaan Samudra Pasai pada masa itu.

Singkatan ini memiliki makna kemajuan Ekrafpreneur Indonesia yang diharapkan dapat lebih bekembang melalui progam Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia 2018 ini.

Latar Belakang

Pasar kelas menengah muslim di Indonesia menggeliat selama beberapa tahun terakhir ini. Pergeseran kelas menengah di Indonesia yang lebih ‘aware’ akan nilai-nilai ‘islami’ turut menstimulasi pertumbuhan bisnis berbasis ‘syariah’ secara signifikan.

Produk fashion, kuliner halal, produk keuangan syariah, hotel syariah, jasa tour travel yang menawarkan jasa perjalanan ‘islamic experience’, hingga buku dan film merupakan industry yang terdorong oleh bertumbuhnya trend ekonomi syariah di Indonesia.

Saat ini, Islam bukan hanya sekedar kepercayaan dan sebatas ritual saja, namun juga menjadi sebuah simbol komoditas (identitas) terkait dengan gaya hidup masyarakat kelas menengah.

Bertumbuhnya kelas menengah muslim juga besarnya kebutuhan konsumen akan produk dan jasa dengan konten islami (Islamic content & value), tentunya menjadi sebuah pangsa pasar potensial, khususnya bagi para pelaku usaha kreatif yang dapat melihat dan menangkap peluang tersebut dan meresponnya dengan menyediakan produk dan jasa dengan nilai-nilai islami (spiritual benefit).

Background Image

56,7%

URBAN CITIZEN


Prediksi komposisi
penduduk urban di Indonesia di
2020 (BPS, 2010).

141 Juta

GROWING MAC


Prediksi Middle Class and Affluent Consumer (MAC) di Indonesia pada 2020 (BCG, 2012) merupakan yang terbesar di ASEAN & ke 3 Terbesar di Asia (ADB, 2010).

852,24 Triliun

KONTRIBUSI PDB


Ekonomi kreatif memberikan kontribusi terhadap PDB 17,82% (852,24 triliun) Indonesia.  Middle Class segment berperan dalam mendorong ekonomi karena memiliki daya beli.

 

90%

MUSLIM GENERATION


Hampir 90% populasi Indonesia merupakan muslim. Keberadaan Generation Muslim menjadi market driver utama bertumbuhnya pasar muslim 10 tahun terakhir.

3,10%

JUMLAH WIRAUSAHA


Jumlah Wirausaha di Indonesia hanya 3,10% (7.7 juta) dari total populasi, masih dibawah Singapura (7%), Malaysia (6%), Thailand (5%).

35%

GEN MILLENNIAL


Growing Millennial. 35% penduduk Indonesia tahun 2015 merupakan Gen Millennial usia 15-35 tahun (IDN Times 2015).

83 Juta

USIA PRODUKTIF


83 Juta, prediksi Gen Millennial produktif usia 20-40 di 2020 (Alvara Research, 2016).

140 Juta

INTERNET USER


140 Juta, prediksi internet user Indonesia di 2020, pasar digital terbesar di ASEAN (Statista, 2016).

Kriteria Utama Program

Kreatif & Inovatif

Ide atau produk yang dikompetisikan merupakan hal yang kreatif dan inovatif untuk menjawab atau memenuhi kebutuhan pasar khususnya Middle Class Moslem.

Syariah

Usaha kreatif dapat memenuhi aspek “spiritual benefit” yang melekat pada Middle Class Moslem, seperti asas manfaat, halal, tanpa riba.

Social Impact

Selain aspek keberlanjutan (sustainability), usaha kreatif yang di kompetisikan juga memperhatikan dampak positif yang dihasilkan terhadap lingkungan sekitar.

Pemilihan kompetisi wirausaha ‘syariah’ pada dasarnya dilandasi oleh beberapa hal sebagai berikut:

Berbeda dengan kompetisi wirausaha pada umumnya, aspek ‘syariah’ menjadikan program ini memiliki value diferensiasi tersendiri.

Besarnya potensi pasar Middle Class Muslim di Indonesia mengenai produk dengan spiritual value (Supply & Demand).

Kompetisi ini diharapkan bisa turut serta secara aktif menstimulasi kemunculan pelaku usaha kreatif dan mendukung pelaku usaha kreatif ‘syariah’ yang sudah ada.

Secara umum konteks ‘syariah’ dalam kompetisi ini adalah produk dan jasa yang diikut sertakan dalam kompetisi dapat memenuhi aspek “spiritual benefit”, tidak hanya memenuhi aspek “functional benefit” dan “emotional benefit” saja.

Background Image

3 Pertimbangan Program Deureuham 2018 ini Perlu Diselenggarakan :

Potensi Pasar Muslim
Sebagai sebuah Negara dengan penduduk yang mayoritas muslim (hampir 90%), beberapa ahli dan lembaga riset independen menyebutkan jika pasar muslim (middle class) merupakan potensi yang sangat besar dilihat dari pergeseran nilai di konsumen muslim dan pertumbuhan usaha berbasis ‘syariah’ dalam beberapa tahun terakhir ini.

Supporting Ecosystem
Bekraf sebagai lembaga non kementrian yang diamanahi untuk mendukung pertumbuhan usaha kreatif di Indonesia dalam hal ini bertindak sebagai hub (penghubung) yang menghubungkan berbagai stakeholder berkepentingan dalam menumbuhkan wirausaha kreatif berbasis syariah di Indonesia.

Role Model
Belum adanya kompetisi usaha berbasis syariah yang diselenggarakan dalam skala nasional, menjadikan program ini tidak hanya sebagai pelopor namun juga bisa menjadi role model khususnya dalam pengembangan landscape usaha kreatif berbasis syariah di Indonesia.

Tujuan Program

1. Menstimulasi dan mendorong pertumbuhan pelaku usaha kreatif

2. Meningkatkan kapasitas pelaku usaha kreatif

3. Meningkatkan daya saing dan kompetisi usaha kreatif

4. Memberikan akses permodalan bagi usaha kreatif (perbankan syariah)

Deureuham 2018 v226

Acara Ini Adalah Hasil Kerjasama

Bekraf & BNI Syariah